Friday, 28 September 2012

Posting 5: Setting koneksi telkomnet instan

Lalu kita setting computer kita. Bagi yang masih awam dan belum mengerti bagaimana cara melakukan setting koneksi telkomnet instan, berikut langkah – langkahnya:
  1. Pastikan computer kita dilengkapi modem.
  2. Koneksikan kabel telpon pada jack modem pada PC/Laptop
  3. Lakukan setting koneksi dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Tab “Start”
Akan muncul layar berikut:
 
  • Klik Tab “Connect to”
Akan muncul layar berikut:
2.jpg
  • Lalu pilih Tab “Show All Connections”
31.jpg
  • Setelah Tab “Show All Connections” dipilih, maka akan muncul layar seperti dibawah dan pilih “Create a New Connection”:
41.jpg
  • Lalu pada layar berikutnya pilih “Next”.
51.jpg
  • Lalu pada layar berikutnya pilih “Connect to the internet” lalu klik Next.
62.jpg


  • Lalu pada layar berikutnya pilih “Setup my connection manually” lalu klik Next.
71.jpg
  • Lalu pada layar berikutnya pilih “Connect using a dial up modem” lalu klik Next.
81.jpg

  • Lalu pada layar berikutnya, anda disuruh memasukkan nama ISP. Pada kolom isian ISP Name anda bias isikan nama sesuka anda, namun untuk contoh disini dipakai nama: telkomnet. Setelah kolom isian diisi, klik next.
91.jpg

  • Lalu pada layar berikutnya, anda disuruh memasukkan nomor telpon yang digunakan untuk koneksi, yaitu “0809 8 9999” lalu klik next.
101.jpg


  • Lalu pada layar berikutnya, anda disuruh memasukkan user name dan password yang harus diisi dengan nilai berikut:
  • User name : telkomnet@instan
  • Password : telkom
  • Confirm Password: telkom
  • Kalau semua kolom isian sudah diisi, klik next.
111.jpg
  • Lalu pada layar berikutnya, masukkan password yang dimasukkan tadi (telkom) lalu klik dial untuk memulai koneksi:
121.jpg


 

  • Lalu koneksi akan mulai dibangun dan pada layar akan muncul layar seperti berikut:
131.jpg
Saat koneksi dibangun, akan terdengar suara dial-up dan modem dari speaker laptop.
Jika tidak ada masalah dengan koneksinya, maka akan muncul pesan seperti gambar dibawah anda akan dapat mulau menikmati internet dari rumah anda.
141.jpg


  • Jika koneksi error, maka akan muncul pesan seperti gambar dibawah dan klik redial untuk mengulang.
151.jpg

Posting 4: Pengaturan Modem dan Koneksi Internet

A. Pengaturan Modem

Untuk dapat mengakses internet, modem harus lebih dulu diisntal pada komputer. Modem tersebut dihubungkan ke komputer dengan menggunakan prt USB.

Setelah anda menginstal modem, langkah langkah untuk melakukan koneksi modem dial up adalah sebagai berikut:

1. Hubungkan modem dalam komputer kamu dengan saluran telepon
2. Klik tombol Start, pilih control Panel
3. Pilih Network and Internet Connections, lalu klik Network Connections
4. Selanjutnya, akan ditampilkan jendela Network Connections. Klik Create a New Connections
5. Jendela New Connections Wizard akan ditampilkan kemudian klik Tobol Next

Koneksi Ke Internet - TIK SMA N 50Koneksi Ke Internet - TIK SMA N 50Koneksi Ke Internet - TIK SMA N 50
6. Selanjutnya pilih Connect to the Internet pada pilihan Network Connection Type, kemudiantekan tombol Next
7. Pilih Set up my connection manually. Lalu klik Next
8. Pilih Connect using a dial up modem pada pilihan internet Connection kemudian tekan tombol next








B. Koneksi Ke Internet


1. Masukkan nama ISP, misalnya Telkomnet Instan Lalu klik Next 
2.Masukkan nomor telepon ISP, misalnya 080989999 Lalu klik Next 
3 Isi User Name, Passsword dan Confirm Passsword Lalu klik Next 
4. Klik Add a Shortcut to this connection to my desktop. Klik finish 
5.Jika koneksi berhasil maka komputer siap digunakan untuk akses ke internet






Friday, 21 September 2012

Posting 3. Domain Name System

DNS (Domain Name System)
Domain Name System Adalah Nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi nama server di internet. Supaya mempermudah pengguna internet mengakses server dan mengingat nama server dibandingkan mengingat alamat ip adress.
DNS dibagi 2:


1. Top Level Domain (TLD)
Level domain yang terletak pada level satu. TLD di kelompokkan menjadi 2:
a. G TLD (Generik Top Level Domain) Domain yang terdiri atas berbagai Domain Umum. Contoh
G. TLD
Penggunaan
Com
Untuk Komersial
Net
Untuk penyedia jasa jaringan internet
Org
Organisasi non komersil
Info
Untuk situs informasi
Biz
Untuk bisnis
Edu
Untuk lembaga pendidikan AS
gov
Untuk pemerintahan AS
Mil
Untuk Militer
int
Organisasi internasional

b. Country Code Top Level Domain (CC TLD)
Domain yang digunakan berdasarkan letak geografis suatu negara. Contoh
CC TLD
Penggunaan
Id
Negara Indonesia
my
Negara Malaysia
Us
Negara Amerika Serikat
Sg
Negara Singapura
Fr
Negara Perancis
Ru
Negara Rusia
Jp
Negara Jepang
Uk
Negara Inggris


2. Second Level Domain (SLD)
Level Domain yang terletak pada level kedua.
Misalnya, sebuah domain www.disdik.net, .aka yang disebut second level domain adalah ‘disdik’
CC TLD
Penggunaan
Co.Id
Badan Usaha/perusahaan komersil
Ac.Id
Akademi / universitas
Go.id
Pemerintahan
Sch.id
Sekolah-sekolah
Net.id
Penyedia jasa layanan internet
Or.id
Organisasi
Mil.id
militer


    Second Level Domain dikelola oleh PANDI (pengelola Nama Domain Internet Indonesia0 yang berada dibawah Kementrian Komunikasi dan Informasi.

Friday, 14 September 2012

Posting 2. Perangkat Keras Untuk Akses Internet

Perangkat Keras Utama
1. Komputer

Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
    - Processor Pentium III 500 Mhz
    - Ram 64 MB
    - VGA Card 4 MB
    - Sound Card dan Speaker
    - CD ROM
    - Harddisk 10 GB
    - Monitor CRT SVGA

2. Modem

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :

A. Berdasarkan letak di CPU Komputer
     1. Modem eksternal

         Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.
     2. Modem internal.

         Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.

  B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
     1. Modem wireline atau wired adalah
         Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
     2. Modem wireless adalah
         Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP
  C. Berdasarkan ISP yang digunakan
     1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
     2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
     3. Modem CDMA (Code division multiple access)
     4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
     5. Modem Dial Up

3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.

Perangkat Keras Pendukung
Selain ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon) terdapat juga beberapa perangkat keras pendukung akses internet. Antara lain:

1. Hub / Switch

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.



Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

2. Repeater


Repeater adalah Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya .

3. Bridge
Adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.

4. Router




Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan    segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet.

Friday, 7 September 2012

Posting 1. Sejarah Perkembangan Internet

1. Sejarah Perkembangan Internet Dunia

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.

Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.

Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at" atau "pada". tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.



2. Sejarah Perkembangan Internet di Indonesia

RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994.
Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.
Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986.
Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.
Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward.

Media massa di Indonesia memang sangat banyak sekali usernya/pengguna jjasa layanannya belakangan ini.
Mulai dari radio yang hanya menampilkan audio saja ,Televisi yang menyampaikan isi pesan kepada massa melalui fasilitas audio visual,atau Surat kabar yang merupakan media secara tulis yang banyak sekali dikonsumsi oleh pelanggannya.Namun dari semuanya itu saya akan membahas tentang sebuah media yang tidak hanya menampilkan audio saja,tidak hanya menampilkan video saja ,namun menampilkan semua fasilitas yang telah dimiliki dalam Media massa pada generasi-generasi sebelumnya.
Dan publik dapat mengetahui berita-berita terbaru pada detik itu juga dengan melalui layar monitor saat itu juga.
Nama Media generasi ketiga setelah Surat kabar dan Media Penyiaran (radio,televisi) ini adalah media Internet.
Melaui media Internet ini pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu yang cukp lama menjadi sangat singkat waktu pengerjaannya karena kecanggihan dari teknologi informasi ini.
Melalui internet juga sekarang masyarakat bisa mendapatkan informasi yang mereka inginkan tanpa harus membeli surat kabar.

Kini internet telah berkembang dan menyebar ke seluruh penjuru dunia layaknya sebuah virus
mematikan yang siap menginfeksi siapapun.Ya, kini internet telah menginfeksi banyak manusia
baik tua, muda, hingga anak-anak sekolah dasarpun telah mengenal internet.
Di Indonesia sendiri pengguna intenet telah mencapai jutaan pengguna.Data statistik sebuah
organisasi survey di New York, AS menyebutkan bahwa pengguna Internet di Indonessia mencapai 15 persen
dari seluruh pengguna Internet di dunia.Cukup mengejutkan memang, mengingat masuknya Internet di
Indonesia baru pada awal tahun 90-an dan hanya dalam kurun waktu 20 tahun pertumbuhan internet di
Indonesia sudah sedemikian pesat.

Perkembangan teknologi informasi yang berbasis internet dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas.
Perkembangan teknologi informasi ini memper-lihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini, seperti e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika”.